5 Tips Mencapai Kebebasan Finansial Setelah Lulus Kuliah

Siapapun yang pernah kuliah mungkin akan dihadapkan dengan pertanyaan seperti berikut selepas lulus: Habis kuliah mau ngapain? Gimana caranya biar bisa punya rumah dalam waktu dekat? Bisa enggak ya membiayai resepsi pernikahan sendiri?

Memang tidak mudah bagi fresh graduate untuk menentukan pilihan hidup. Selain karena kurangnya pengalaman, kebutuhan hidup saat ini jauh lebih mahal ketimbang zaman orang tua kita dulu. Kita yang sebelumnya enggak ‘ngeh’ soal hidup sebagai pemilik penghasilan, mau enggak mau akan kaget dengan kenyataan yang ada. Niatnya mau nabung, ternyata cuman bisa nabung sebagian kecil dari gaji. Sisanya untuk keperluan sehari-hari seperti sewa kost, ongkos, dan lain-lain. Harus sampai kapan kita bekerja untuk sekadar memiliki rumah sendiri? 5 tahun? 10 tahun?

Salah satu solusi yang dapat dipertimbangkan adalah: capai kebebasan finansial sedini mungkin! Kebebasan finansial adalah suatu keadaan di mana kamu enggak perlu lagi bekerja, karena duit kamu udah kebanyakan. Isitlah lainnya, penisun dini. Artinya, kamu enggak usah terus-terusan diperbudak oleh kebutuhan akan duit. Justru, kamu membiarkan uang kamu untuk menghasilkan lebih banyak lagi uang. Wah, emang bisa? How?

Berikut ini beberapa tips dan cara yang bisa kamu lakukan untuk segera mencapai kebebasan finansial setelah lulus yang bisa langsung kamu terapkan.

1. Selingi menabung dengan investasi!

Berinvestasi bisa bikin uang kamu berlipat ganda!
Berinvestasi bisa bikin uang kamu berlipat ganda!
Image source: © Canva

Menabung memang dianjurkan. Kalau gaji enggak ditabung, bisa-bisa bakalan habis sendiri kita pakai. Tapi, alangkah baiknya jika kita selingi dengan investasi. Mulai dari jual-beli emas, reksa dana, atau berinvestasi di kanal peer-to-peer lending. Dengan berinvestasi, kita memastikan uang yang kita kumpulkan selepas kuliah akan berlipat-ganda untuk setahun atau dua tahun ke depan. Ada beberapa tips yang bisa kalian lakukan agar berinvestasi menjadi lebih efektif.

• Temukan sarana investasi yang bunganya paling besar.
• Tentukan premi per bulan yang sanggup kamu keluarkan.
• Setiap membayar premi, pastikan kamu enggak mengingat-ingat kembali jumlah yang dikeluarkan agar tidak menyesal atau tergiur untuk menariknya lagi.

2. Miliki bisnis sampingan yang bisa dikerjakan di sela-sela waktu bekerja

Buka jasa freelance atau e-commerce bisa jadi pilihan tepat sebagai pekerjaan sampingan
Buka jasa freelance atau e-commerce bisa jadi pilihan tepat sebagai pekerjaan sampingan
Image source: © Canva

Apakah kamu sedang bekerja saat ini? Sedang mencari pekerjaan? Jika iya, kamu bisa mempertimbangkan bisnis sampingan yang bisa dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu pekerjaan utama kamu. Di era revolusi industri zaman now ini, banyak sekali pilihan bisnis yang bisa kamu manfaatkan. Contohnya, seperti membuka toko online dan jasa freelance. Kalau kamu enggak punya waktu banyak untuk menyediakan stok barang, kamu bisa menjadi reseller atau dropshipper. Dengan begini, kamu hanya perlu menerima dan menyampaikan pesanan ke supplier tanpa repot-repot mengurus barang. Praktis, bukan? Kalau dijalankan dengan serius, bukan tidak mungkin toko online kamu justru lebih menghasilkan ketimbang pekerjaan utama. Terlebih lagi, kamu bisa sewa karyawan supaya kamu tidak perlu turun tangan secara langsung.

3. Pilih usaha waralaba

Sistem yang sudah teruji membuat waralaba menjadi pilihan demi mencapai kebebasan finansial
Sistem yang sudah teruji membuat waralaba menjadi pilihan demi mencapai kebebasan finansial
Image source: © Start Up Donut

Konon katanya, cara untuk mencapai kebebasan finansial paling ampuh adalah dengan memiliki perusahaan sendiri. Tentunya hal ini bukan solusi yang dapat dilakukan oleh lulusan sarjana yang baru menyemplung ke dunia pekerjaan. Selain karena memerlukan modal yang tidak sedikit, resikonya pun sangat besar. Tapi, kamu tetap bisa mencoba memiliki usaha sendiri dengan cara waralaba. Ya, waralaba memungkinkan kamu untuk mendapatkan penghasilan pasif dengan resiko yang cenderung ringan. Hal ini dikarenakan, waralaba telah memiliki SOP yang telah teruji. Yang perlu kamu lakukan hanya mempelajarinya dan mempraktekkannya.

4. Belanjakan penghasilan hanya untuk barang-barang yang memiliki nilai investasi

Be a smart buyer! Pergunakan budget kamu untuk membeli barang yang memiliki nilai investasi!
Be a smart buyer! Pergunakan budget kamu untuk membeli barang yang memiliki nilai investasi!
Image source: © Canva

Namanya juga anak muda, pasti berkeinginan memiliki barang mahal dan bergengsi. Setuju? Karena itu, lumrah hukumnya membelanjakan pendapatan untuk membeli keperluan tersier, asalkan tidak dilakukan terlalu sering. Lebih bagus lagi, kamu mempertimbangkan nilai investasinya sebelum membeli.

Misalkan, ketimbang membeli smartphone terbaru yang harga jualnya akan semakin turun, kamu bisa beli barang yang nantinya bisa disewakan bila sudah tak terpakai. Contohnya seperti konsol gim, laptop, dan barang lainnya. Atau, kalau cukup modal, kamu bisa beli kendaraan bermotor dan properti. Dengan begitu, kamu memanfaatkan uang untuk menghasilkan lebih banyak uang lagi.

5. Manfaatkan hobi yang kamu punya

Kalau kamu hobi membuat artwork, kenapa hasilnya tidak dijual saja? Selain karya kamu dihargai, kamu juga bisa menambah pundi-pundi uang.
Kalau kamu hobi membuat artwork, kenapa hasilnya tidak dijual saja? Selain karya kamu dihargai, kamu juga bisa menambah pundi-pundi uang.
Image source: © Canva

Yang muda, yang berkarya. Suka menggambar? Hobi fotografi? Kenapa tidak manfaatkan hal itu untuk menghasilkan uang? Jika kamu hobi melakukan sesuatu, pasti kamu tidak keberatan mengerjakan hal tersebut berlama-lama.

Semakin banyak waktu yang kamu keluarkan untuk hobi kamu, hasil karya yang dibuat juga semakin banyak. Sudah banyak situs yang membayar kamu untuk setiap karya yang kamu buat. Kalau semua hasilnya dijual, tentu akan menambah pundi-pundi uang kamu yang nantinya bisa dijadikan modal untuk membangun pundi-pundi uang lainnya.

Lima tips tadi bisa dibilang ampuh untuk membawamu kepada kebebasan finansial. Beberapa di antaranya mungkin membutuhkan waktu agak lama. Namun, jika kamu hanya mengandalkan pekerjaan utama selama 5 tahun misalnya. Tentunya tidak akan sebegitu menghasilkan jika dibandingkan dengan kamu turut mengikuti tips-tips tadi. Jangan lupa juga nikmati proses dari setiap upaya yang kamu lakukan ya.

Nantinya tanpa disadari, kamu akan memiliki cukup banyak uang untuk meminang doi dan membeli rumah yang cukup besar untuk membesarkan anakmu kelak.

Nah, bagi kamu yang baru lulus, apa saja yang sudah kamu lakukan untuk mencapai kebebasan finansial? Bagikan pengalaman kamu di kolom komentar di bawah ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *